Belajar Codeigniter Bagian 4



Hallo DesPers, kita akan melanjutkan pembahasan dari seri tutorial codeigniter, pada part 4 kita akan belajar untuk membuat Model, View, dan Controller didalam Codeigniter.


Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, codeigniter menggunakan konsep MVC dalam penulisan codenya, sehingga anda perlu mengetahui bagaimana cara membuat Model, View, dan Controller, selain itu pastikan anda sudah mengenal konsep OOP di PHP, Karena konsep MVC ini akan menggunakan OOP.
Baik sebelum kita mulai tutorialnya, pastikan anda sudah menginstall codeigniter di pc anda masing – masing, panduannya anda bisa melihat di tutorial kita yang pertama : Mengenal & Menginstall Codeigniter
Baik kita asumsikan teman – teman sudah menginstall codeigniter, dalam contoh ini kita sudah menginstall di direktori belajarcodeigniter, sehingga untuk mengaksesnya kita menggunakan alamat : localhost/belajarcodeigniter

Cara Membuat Controller

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, Controller merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, sederhananya controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user, berikutnya bagian controller akan menentukan proses apa yang akan dilakukan oleh aplikasi.
Baik kita akan membuat controllernya, anda bisa membuat controller di dalam folder : application/controllers
Contohnya kita akan buat controller dengan nama Siswa, silahkan buat file dengan nama Siswa.php didalam folder application/controllers
Dengan isi code seperti dibawah ini :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
<?php
defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
class Siswa extends CI_Controller {
function __construct(){
parent::__construct();
}
public function index(){
echo “ini adalah method index pada controller Siswa”;
}
public function profil(){
echo “ini adalah method profil pada controller Siswa”;
}
}
Keterangan :
Untuk membuat sebuah controller, anda harus membuatnya didalam folder application/controllers, untuk nama filenya karakter awalnya gunakan huruf besar (jika tidak menggunakan huruf besar, pengalaman saya akan bermasalah jika dijalankan di server OS linux).
Nama file controller tidak mengandung karakter special seperti spasi,@, serta katakter special lainnya, kecuali underscore (_)
File Controller ini merupakan file php

1
defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
syntax ini memiliki fungsi untuk mencegah akses langsung ke file controller.
1
class Siswa extends CI_Controller {
Syntax ini digunakan untuk memberikan nama terhadap class,nama class harus diawali dengan huruf besar, nama class juga harus sesuai dengan nama file controller, karena nama file controller adalah Siswa, sehingga untuk nama class adalah Siswa, Class controller harus extends class CI_Controller.
1
2
3
function __construct(){
     parent::__construct();
}
Pada method __construct digunakan untuk menjalankan fungsi yang anda inginkan pada saat controller diakses, pada bagian method __construct diletakkan fungsi untuk memanggil helper ataupun library, serta mendeklarasikan variable yang akan sering digunakan dibagian method pada controller itu sendiri
1
2
3
4
5
6
7
public function index(){
        echo “ini adalah method index pada controller Siswa”;
}
public function profil(){
echo “ini adalah method profil pada controller Siswa”;
}
Dalam contoh ini kita membuat 2 method didalam class Siswa, yaitu index (merupakan method yang dijalankan ketika controller tersebut diakses di bagian URL), dan method profil
Setelah anda membuat controller jangan lupa disave ya, lalu kita akan coba mengakses controller tersebut.
Untuk mengakses controller tersebut silahkan akses alamat : localhost/belajarcodeigniter/index.php/siswa

Belajar Codeigniter Bagian 4


Untuk mengakses method profil di controller Siswa, anda bisa mengakses alamat : localhost/belajarcodeigniter/index.php/siswa/profil

Belajar Codeigniter Bagian 4



Membuat View di Codeigniter

Setelah anda belajar membuat controller, berikutnya kita akan belajar membuat sebuah view di codeigniter.
Anda bisa membuat view, didalam folder application/views
Pada contoh ini kita buat file dengan nama tampil_siswa.php, silahkan simpan di folder application/views

Belajar Codeigniter Bagian 4



Untuk dapat memanggil view, kita perlu memanggilnya dibagian controller, contoh dibagian controller Siswa, kita akan load view tampil_siswa.php didalam function index, maka perintahnya adalah sebagai berikut :
1
$this->load->view(‘tampil_siswa’);
Perintah tersebut artinya adalah mengakses view, dengan nama tampil_siswa.php, anda tidak perlu menuliskan .php didalam pemanggilan tersebut.
Sehingga jika kita letakkan pada function index di controller Siswa, perintahnya adalah sebagai berikut ini : 
1
2
3
public function index(){
$this->load->view(‘tampil_siswa’);
}
Dan ketika kita mengakses alamat : localhost/belajarcodeigniter/index.php/siswa

Belajar Codeigniter Bagian 4


maka yang ditampilkan adalah file view dengan nama tampil_siswa

Mengakses view yang berada didalam folder

Jika anda meletakkan file view, didalam folder, maka pemanggilannya adalah sebagai berikut :
1
$this->load->view(‘nama_folder/nama_view’);

Mengakses beberapa view sekaligus

Anda juga menampilkan beberapa view sekaligus, dalam sebuah function di controller, dengan perintah sebagai berikut :
1
2
3
4
5
public function index(){
        $this->load->view(‘nama_view_1’);
        $this->load->view(‘nama_view_2’);
        $this->load->view(‘nama_view_3’);
}


Membuat Model di Codeigniter

Seperti yang telah di singgung di pengenalan konsep MVC, Model ini adalah bagian yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database.
Beberapa aturan dalam pembuatan Model antara lain :
  1. File Model disimpan didalam folder application/models
  2. Nama File, serta Class Model diawali oleh huruf besar / capital
Contohnya kita buat file dengan nama Siswa_model.php silahkan simpan di folder application/models, untuk penamaan dari file model ini bebas kok, tidak harus seperti contoh diatas.

Belajar Codeigniter Bagian 4


Codenya seperti berikut ini : 
1
2
3
4
5
<?php
class Siswa_model extends CI_Model {
}
?>
Keterangan :
  • File model disimpan di direktori : application/models
  • Baik nama file model, dan class model harus diawali huruf besar
  • Class model harus di extends dengan CI_Model

Mengakses Model dari Controller

Seperti yang telah kita bahas, bahwa controller dapat mengakses model, untuk mengakses model didalam controller perintahnya adalah sebagai berikut :
1
$this->load->model(‘nama_model’);
Sebagai contoh kita akan mengakses model Siswa_model.php didalam controller Siswa.php
Maka kita perlu menuliskan perintah :
1
$this->load->model(‘Siswa_model’);
Sehingga Controller Siswa menjadi seperti berikut ini : 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<?php
defined(‘BASEPATH’) OR exit(‘No direct script access allowed’);
class Siswa extends CI_Controller {
function __construct(){
parent::__construct();
$this->load->model(‘Siswa_model’);
}
public function index(){
$this->load->view(‘tampil_siswa’);
}
public function profil(){
echo “ini adalah method profil pada controller Siswa”;
}
}
Keterangan :
Perhatikan di Line 8, kita menuliskan perintah load Siswa_model didalam function __construct, kita lakukan hal tersebut, agar seluruh function didalam controller Siswa ini dapat mengakses model Siswa_model

Mengakses Model didalam folder

Jika anda ingin mengakses model yang berada didalam folder, maka perintah nya adalah sebagai  berikut :
1
$this->load->model(nama_folder/nama_model’);
Nah baik sekian dulu teman – teman pembahasan seri tutorial codeigniter pada part ke empat, jika ada yang ingin didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu tutorial kali ini sampai jumpa di tutorial selanjutnya.

Demikian Artikel Singkat Ini Saya Buat,
Terima Kasih

Leave a Comment